Konsultasi via WA
Cara belajar

Dimulai dari mengenal anak, bukan dari buku teks.

Setiap peserta didik punya Rencana Pembelajaran Personal (RPPersonal). Rencana ini disusun bersama, dijalankan bersama, dan ditinjau ulang secara berkala.

Alur belajar di HSPG

  1. Minggu 1

    Asesmen awal

    Observasi, wawancara, dan melihat karya yang sudah ada. Tujuannya memahami minat, kekuatan, dan cara belajar anak. Ini bukan tes masuk.

  2. Minggu 2

    Menyusun RPPersonal

    Tutor, orang tua, dan peserta didik sepakat tentang target, kecepatan, dan proyek yang akan dikerjakan.

  3. Sepanjang semester

    Belajar blended

    Gabungan tatap muka, daring, dan proyek komunitas, disesuaikan dengan rencana tiap anak.

  4. Berkelanjutan

    Asesmen autentik

    Kemajuan dilihat dari portofolio, unjuk karya, dan proyek, selain ujian tertulis.

  5. Akhir semester

    Rapor naratif & tinjauan

    Laporan yang menjelaskan apa yang sudah kuat dan apa yang sedang tumbuh, lalu rencana disesuaikan untuk semester berikutnya.

Tiga lapis kurikulum

Nasional

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, supaya ijazah tetap setara.

Muatan khusus

TIK, bahasa Inggris, bahasa asing lain, seni budaya, dan keterampilan praktis.

Personal

Proyek dan target yang dipilih dari minat peserta didik sendiri.

Teknologi sebagai alat bantu

Platform belajar dan alat berbasis AI membantu personalisasi materi dan administrasi. Keputusan tentang belajar anak tetap diambil tutor bersama orang tua.

Pilihan kelas

Lima cara mengikuti kelas

Setiap anak punya cara belajar yang berbeda. Ada yang nyaman daring, ada yang butuh pendampingan personal, ada yang senang belajar bersama teman. Pilihan kelas bisa dikombinasikan dan diubah antarsemester.

Tutor HSPG mendampingi satu peserta didik belajar

Kelas individual

Satu peserta didik dengan satu tutor, di rumah atau tempat lain yang disepakati, dengan jadwal yang disusun bersama.

Dua peserta didik HSPG belajar bersama di kelas

Kelas komunitas kecil

Belajar tatap muka di kampus HSPG dalam kelompok kecil, tetap dengan perhatian personal dari tutor.

Peserta didik HSPG belajar dalam kelompok di kelas

Kelas komunitas besar

Kelompok 2–10 peserta didik, tatap muka di kampus HSPG atau daring. Cocok untuk yang senang belajar bersama teman.

Kelas jarak jauh

Untuk peserta didik di luar wilayah layanan HSPG. Belajar lewat video daring bersama tutor HSPG.

Peserta didik HSPG belajar mandiri

Kelas mandiri

Belajar mandiri atau bersama orang tua/tutor pribadi. Peserta didik tetap terdaftar dan mendapat hak serta layanan HSPG.

Mengenal potensi

Psikotes bakat dan minat setiap tahun

Setiap Februari, peserta didik SD, SMP, dan SMA mengikuti psikotes bakat dan minat bersama psikolog. Hasilnya diberikan kepada orang tua dan siswa sebagai laporan individu, dan menjadi bahan penyusunan RPPersonal.

Baca tentang psikotes →
Infografik mengapa psikotes penting untuk siswa homeschooling
Konsultasi PPDB